bulcup xiv

Bulungan Cup XIV atau dikenal dengan nama BULCUP XIV adalah salah satu event terbesar yang dilaksanakan oleh SMAN 70 Jakarta. Terdapat banyak kegiatan olah raga dan seni yang terdapat dalam kegiatan Bulungan Cup ini. Salah satu kegiatan dalam event ini adalah Kejuaraan Ju-Jitsu. Kejuaraan Ju-Jitsu ini telah dilaksanakan selama 5 tahun berturut-turut dan memperoleh animo yang cukup baik dari setiap pelajar SMA yang ada di Indonesia.
Kali ini Dojo Dragon Fire Surabaya mengirim duta-duta pelajar yang bersekolah di SMA Giki 1 Surabaya. Sebanyak 11 orang atlit dan 2 orang official mengikuti event BULCUP XIV ini. Atlit-atlit ini dipilih berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan di Dojo Dragon Fire dan dianggap mampu untuk mengikuti kegiatan kejuaraan antar pelajar ini.
Semangat yang dimiliki oleh para senior yang tampil sebelumnya di Kejuaraan Ju-Jitsu Asia 1 ternyata memberikan motivasi yang positif bagi generasi lapis kedua Dojo Dragon Fire ini. Walaupun terlihat kurang istirahat selama perjalanan darat tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat bertanding mereka.
Dalam event ini SMA Giki 1 Surabaya memperoleh hasil sebagai berikut Medali Emas (Kelas A puteri atas nama Diah Ayu) Kelas B puteri atas nama Putri Anggun, Kelas F Putri atas nama Yuriko dan beregu putri (Diah, Anggun dan Yuriko), sedangkan medali perak atas Kelas C putra atas nama Ilham, Beregu Putera (Ilham, gembong dan rofiq), sedangkan medali perunggu dipersembahkan oleh Rofiq (Kelas D putra) dan Dita (Kelas B puteri). Dengan hasil ini menempatkan SMA Giki 1 Surabaya sebagai Juara Umum 2 di bawah SMAN 70 Jakarta yang menjadi Juara umum 1. Disamping itu Yuriko Paramita terpilih menjadi “The Best Player Puteri” yang melengkapi prestasi yang diperoleh oleh para senior pada tahun-tahun sebelumnya.
Hasil dari Kejuaraan Bulungan Cup XIV ini menjadi pelengkap prestasi di penghujung tahun 2012. Secara keseluruhan hasil yang telah diperoleh oleh duta-duta Dojo Dragon Fire Surabaya selama tahun 2012 cukup menggembirakan, tetapi hal ini tidak menjadikan para duta tersebut merasa cepat puas atas prestasi yang diperolehnya sehingga di masa mendatang akan mencoba untuk menjadi yang terbaik kembali di setiap kejuaraan Ju-jitsu yang diselenggarakan dimana saja.